Arsene Wenger Incar Tiga Punggawa Prancis

Kylian Mbappe

Pelatih Arsenal Arsene Wenger dikabarkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk mendatangkan tiga sekaligus pemain Prancis pada bursa transfer musim panas ini.

Kylian Mbappe
Arsene Wenger mengincar tiga pemain Prancis, salah satunya Kylian Mbappe

Seperti yang dilansir dari salah satu media ternama Eropa, tiga pemain incaran Wenger itu adalah dua bintang muda milik AS Monaco, Kylian Mbappe dan Thomas Lemar, serta penyerang potensial Olympique Lyon, Alexandre Lacazette.

Meskipun masih berusia 18 tahun, namun Mbappe telah menjelma sebagai pemain yang saat ini paling diinginkan oleh beberapa raksasa Eropa. Berkat penampilannya yang pada musim lalu begitu gemilang.

Begitu juga dengan rekan setimnya, Lemar yang pada musim lalu, sukses mengemas 18 gol sebagai winger untuk AS Monaco dan bahkan mengantarkan juara Ligue 1 Prancis itu hingga partai semifinal Liga Champions.

Sementara itu, Lacazette merupakan tipikal pemain serba bisa. Pemain berusia 25 tahun ini juga memiliki kekuatan dalam hal mencetak gol. Tercatat, Ia berhasil mencetak 37 gol untuk Lyon di semua ajang kompetisi pada musim lalu.

Manajer berjuluk The Professor ini berencana untuk mengulangi kesuksesannya dalam hal mengorbit para pemain muda asal Kota Mode dalam skuatnya.

Bintang-bintang Les Blues seperti Robert Pires, Patrick Viera, Emanuel Petit dan Thierry Henry pernah memainkan peran yang sangat penting dalam era dominasi The Gunners pada akhir tahun 1990 hingga awal 2000-an.

Akan tetapi, Wenger diyakini akan kesulitan untuk meyakinkan, Lemar, Mbappe dan Lacazette bergabung ke Emirates Stadium. Pasalnya, Arsenal pada musim depan tidak akan berkancah di kompetisi Liga Champions.

Arsenal Serius Incar Mario Lemina

Keinginan Arsenal untuk mendatangkan gelandang bertalenta milik Juventus, Mario Lemina ternyata bukan hanya sekadar isapan jempol belaka. Berdasarkan laporan dari media terpercaya, tim berjuluk The Gunners itu telah bergerak untuk mendapatkan tanda tangannya pada musim panas ini.

Mario Lemina
Mario Lemina dalam radar Arsenal

Dalam beberapa pertandingan, klub yang berbasis di Kota London bagian Utara itu memang telah memperhatikan dengan seksama mengenai permainan sang pemain. Akan tetapi, baru waktu ini, Arsenal benar-benar melakukan pendekatan konkret.

Kubu Si Nyonya Tua juga tampaknya akan melepas pemain Internasional Gabon itu. Kampiun Serie A Italia itu akan membanderol sang pemainnya seharga €20 juta.

Angka sebesar itu ternyata menggugah Arsenal itu segera menyusun rencana demi mendatangkan Lemina ke Emirates Stadium.

Pemain berusia 23 tahun itu sejatinya berada dalam rencana sang manajer Bianconerri Massimiliano Allegri. Bahkan, di partai final Liga Champions musim lalu, Ia tampil sebagai pemain pengganti.

Namun, Lemina tidak ingin hanya menjadi super-sub. Dia berharap kepada Allegri untuk dapat memberikan peran lebih lagi di dalam skuatnya. Tetapi, nampaknya harapan itu sulit untuk dipenuhi Allegri.

Celah ini yang akan dimanfaatkan oleh Arsenal untuk mengamankan jasa pemain muda nan potensial itu.

Laurent Koscielny Berpeluang Perkuat Marseille

Bek andalan Arsenal, Laurent Koscielny mengaku bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk hengkang dari Emirates Stadium di masa yang akan datang. Ia mengakui bahwa dirinya merupakan seorang fans Marseille.

Laurent Koscielny
Laurent Koscielny tidak menutup kemungkinan untuk memperkuat Marseille

“Saya memiliki kontrak dengan Arsenal. Dan bahkan saya telah memperpanjang kontrak saya hingga musim 2020 pada bulan November lalu. Tentu, saya merasa betah tinggal di sana.”

“Saya selalu mengatakan bahwa diri saya adalah seorang penggemar Marseille. Bahkan ketika usia saya masih kanak-kanak. Dan apabila klub sebesar Marseille menghubungi Anda, tentu itu hal yang bagus.”

“Namun, apakah saya akan bergabung dengan Marseille? Jawaban saya, di dunia sepakbola tidak ada yang mengetahui,” ujar mantan pemain Lorient.

Indra Sjafri: Para Pemain U-19 Dilirik Pemandu Bakat Eropa

Indra Sjafri

Tim Nasional Indonesia U-19 telah selesai mengikuti turnamen bernama Toulon 2017 yang berlangsung di Prancis. Meskipun garuda muda ini hanya berakhir sebagai juru kunci grup C. Namun permainan yang ditampilkan Egy Maulana Vikri CS tetap mendapatkan apresiasi tinggi.

Indra Sjafri
Indra Sjafri ungkap bahwa para pemain timnas U-19 dilirik oleh pemandu bakat Eropa

Mereka sukses membuat kesulitan bagi timnas Brasil U-20, kendati harus kalah dengan skor tipis 1-0. Dan di pertandingan selanjutnya kembali kalah atas Republik Ceko U-19 dengan skor 2-0. Serta terakhir, Skotlandia U-20 dipaksa harus bekerja lebih keras dalam mengalahkan tim Garuda Nusantara dengan skor tipis 2-1.

Sang manajer U-19, Indra Sjafri pun mengakui bahwa anak asuhnya berhasil menyita perhatian dari para pemandu bakat yang turut hadir pada turnamen tersebut.

Bahkan, para pemandu bakat yang turut memperhatikan jalannya turnamen tahunan tersebut kebanyakan berasal dari daratan Eropa. Mengingat pada ajang ini melahirkan pemain-pemain hebat seperti Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

“Keberanian yang mereka (pemain timnas U-19) tampilkan membuat permainan timnas muda ini banyak di apresiasi oleh berbagai pihak.”

“Bahkan setelah pertandingan melawan Brasil, perwakilan dari UEFA menghampiri saya secara langsung untuk memberikan selamat. Mereka (UEFA) tidak percaya bahwa kami dapat menyulitkan tim sebesar Brasil,”

“Pasca pertandingan kotra Ceko, sejumlah pemandu bakat datang menghampiri saya. Mereka menanyakan langsung tentang profil beberapa pemain kami. Namun tetapi, saya tidak menyebutkan namanya. Biarlah hanya saya dan tim saya yang mengetahui,” ujar Sjafri.

Meskipun demikian, manajer asal Sumatera Barat itu enggan terlena dengan pujian yang dilontarkan dari berbagai pihak terhadap penampilan timnya. Dia justru menjadikan berbagai pujian itu sebagai cambuk, supaya dapat membawa timnas U-19 memenuhi target yang diberikan.

“Target kami untuk mengikuti ajang Toulan ini bukanlah untuk mendapatkan pujian. Kami ingin mendapatkan pengalaman yang berharga demi menghadapi ajang yang sebenarnya, yakni kualifikasi Piala Asia dan Piala AFF,”

“Pada akhirnya, bahwa keyakinan yang akan membuat bangsa ini tetap menjadi besar. Jangan pernah berpikir bahwa bangsa kita ini adalah bangsa kecil. Jika sekali saja kita memikirkan hal itu, percayalah bahwa bangsa lain akan memandang kita sebagai bangsa rendah,” tutup Sjafri.

Egy Maulana Vikri Samai Torehan Cristiano Ronaldo Dan Zinedine Zidane

Petualangan timnas Indonesia U-19 di Toulan Turnamen 2017 dipastikan berakhir. Setelah mereka menelan tiga kekalahan di babak grup C. Terakhir, tim arahan Indra Sjafri ini takluk ditangan Skotlandia U-20 dengan skor tipis 2-1.

Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri raih piala Jouer Revelation Trophee

Kendati demikian, Indonesia patut berbangga. Pasalnya, salah satu pemain mereka berhasil meraih Jouer Revelation Trophee pada turnamen ini. Adalah Egy Maulana Vikri.

Egy dinilai bahwa perannya sangat berpengaruh pada permainan timnas U-19. “Setiap tahunnya hanya ada satu pemain yang akan memperoleh trofi ini. Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo juga pernah menerima penghargaan tersebut,” ujar Bandung Saputra selaku media officer timnas Indonesia U-19.

Jouer Revelation Trophee Pertama Bagi Tim Yang Gagal Lolos Di Fase Semifinal

Bandung menambahkan bahwa penghargaan itu menjadi pertama kalinya bagi tim yang gagal menembus hingga babak semifinal, pemainnya dapat mendapatkan trofi Jouer Revelation Trophee.

Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 menjadi tim pertama yang pemainnya meraih piala Jouer Revelation Trophee, meski tidak lolos ke babak semifinal

Karena pada biasanya bahwa piala ini diterima oleh pemain yang berhasil mengantarkan timnya tampil di semifinal.

Seperti diketahui, bahwa ajang turnamen Toulan yang diikuti timnas Indonesia U-19 di Prancis ini sebagai bekal persiapan mereka dalam menatap dua turnamen bergengsi. Adalah Piala AFF U-18 2017 dan kualifikasi Piala Asia U-19 2018.

Gianluigi Buffon Tanggapi Dengan Bijak Sindiran Radja Nainggolan

Gianluigi Buffon

Pada beberapa waktu yang lalu, gelandang andalan AS Roma Radja Nainggolan mengungkapkan rasa senangnya setelah mengetahui bahwa Juventus menelan kekalahan atas Real Madrid di partai final Liga Champions.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon tanggapi dengan bijak sindiran dari Radja Nainggolan

Bintang Belgia itu menggambarkan momen dimana Si Nyonya Tua dihajar oleh Los Blancos dengan skor yang cukup telak, 4-1 sebagai ‘malam yang sungguh luar biasa’.

Bahkan, Nainggolan juga menyindir para fans Il Bianconeri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Juventini yang pergi ke Cardiff Stadium bahwa mereka semua telah menghabiskan uang hanya untuk hal yang terbilang sia-sia.

Menanggapi hal kebencian yang diutarakan ke Juventus termasuk juga dari Nainggolan. Sang kapten tim Juve, Gianluigi Buffon menanggapi hal tersebut dengan bijak.

Dia merasa bangga bahwa dirinya sekaligus timnya tidak termasuk dalam golongan mereka.

“Tentu, saya sangat merasa bangga bahwa saya tidak menjadi seperti mereka. Di dunia sepakbola, Anda pastinya mengetahui bahwa ada tim yang menang dan ada juga yang harus menelan kekalahan,”

“Saya juga tetap merasa optimis bahwa Anda mempelajari sesuatu hal lebih banyak dari sebuah kegagalan ketimbang dari kesuksesan. Hal itulah yang membuat saya hingga saat ini terus berjuang untuk menerima mereka, orang-orang yang selalu akan bersorak melawan Juve,”

“Saya sungguh-sunggh merasa bangga untuk tidak menjadi seperti mereka. Mereka yang merayakan kekalahan kami setelah partai final Liga Champions,” tutur Buffon.

Buffon Beri Saran Untuk Juventus Agar Rekrut Gianluigi Donnarumma

Sang legenda hidup Juventus, Gianluigi Buffon memberikan saran kepada klub yang sudah dibelanya sejak tahun 2001 itu, untuk bergerak pada bursa transfer musim panas ini dan merekrut juniornya di timnas Italia, Gianluigi Donnarumma dari AC Milan. Mengingat bahwa dirinya sudah memasuki masa pensiun.

Gianluigi Buffon dan Donnarumma
Gianluigi Buffon sarankan Juventus untuk rekrut Donnarumma dari AC Milan

Kontrak sang penjaga gawang yang sudah berusia 39 tahun itu akan berakhir pada musim panas 2018 mendatang. Dan perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia nanti diyakini akan menjadi panggung terakhir karirnya sebagai pesepakbola.

Berbicara mengenai masa depan, Buffon siap menyambut tantangan baru untuk bersaing demi tetap mempertahankan posisinya sebagai penjaga gawang utama Juventus pada musim depan. Mengingat Juve belakangan ini terus dikaitkan dengan Donnarumma maupun Wojciech Szczesny.

“Bagi saya pribadi, kedua penjaga gawang tersebut (Donnarumma dan Szczesny) merupakan pilihan yang tepat. Saya juga selalu percaya bahwa ada sosok yang memiliki pemahaman yang serupa.

“Dan benar bagi Juventus jika mendatangkan pemain seperti mereka. Begitu pula dengan timnas yang dalam pembicaraan ini lebih menuju ke sosok Gigio Donnarumma.”

“Kiper-kiper seperti Donnarumma, Szczesny ataupun (Alex) Meret bakal tampil secara reguler. Mereka akan menjadi pilihan utama. Dan hal itu memang dikarenakan mereka layak bukan karena bantuan dari pihak manapun,”
ungkap Buffon.

Buffon Ingin Akhiri Karirnya Di Level Teratas

Gianluigi Buffon menyisakan satu tahun di Juventus dan dirinya berjanji akan mengakhiri karirnya sebagai sepakbola di level teratas.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon ingin akhiri karirnya di level tertinggi

Mantan penjaga gawang Parma itu mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan satu kesempatan lagi untuk dapat mengangkat trofi Liga Champions pada musim depan. Setelah pada musim lalu harus kembali menelan kekalahan di partai final untuk ketiga kalinya.

“Musim ini kemungkinan akan menjadi tahun terakhir. Sehingga saya akan berusaha untuk tetap menampilkan kualitas terbaiknya. Dan mengakhiri karir di level tertinggi.”

“Satu dimana seorang Buffon membuat sebuah catatan manis dan memberikan atensi secara detail. Untuk melakukan hal itu, tentu saya harus menjadi bagian penting. Saya akan bekerja untuk mencapai hal tersebut pada musim depan,” tutup Buffon.

Sead Kolasinac Resmi Berseragam Arsenal

Sead Kolasinac

Arsenal secara resmi telah mengumumkan kedatangan pemain baru mereka. Adalah Sead Kolasinac yang ditransfer dari tim Bundesliga Jerman Schalke 04 dengan tanpa biaya alias gratis.

Sead Kolasinac
Sead Kolasinac resmi berseragam Arsenal

Pemain berposisi sebagai bek kiri itu telah menandatangani kontrak berdurasi panjang bersama tim berjuluk The Gunners.

Bintang Bosnia and Herzegovina itu memang telah menjadi incaran bagi klub-klub raksasa Eropa sejak beberapa waktu yang lalu. Adapun, Arsenal sukses mengalahkan sang rival sekota London, Chelsea dan kampiun Serie A Italia musim ini, Juventus dalam perburuan sang pemain.

Seperti keterangan resmi Arsenal, mengungkapkan bahwa pemain berusia 23 tahun itu akan bergabung dengan kontrak berdurasi panjang. Dan Ia akan segera bergabung bersama tim arahan Arsene Wenger pada Juli mendatang serta mengikuti tur pramusim.

Kolasinac sendiri tidak hanya dapat bermain sebagai bek kiri. Melainkan juga dapat berperan sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. Perannya begitu penting bagi Schalke pada musim lalu dan diyakini bahwa sang pemain juga akan memiliki peran besar dalam skema 3-4-3 ala Wenger.

Bersama Schalke, Kolasinac sukses mengemas tiga gol dalam 25 penampilannya di kancah liga domestik. Ia juga masuk dalam Team Of The Year Bundesliga musim lalu.

Meskipun penampilannya menawan, namun pemain kelahiran Jerman itu gagal membawa timnya untuk finish di zona Eropa. Dan hanya finish di urutan kesepuluh pada tabel klasemen akhir Bundesliga.

Sead Kolasinac Tolak Tawaran Klub Besar Eropa Demi Arsenal

Pemain baru Arsenal, Sead Kolasinac mengungkapkan bahwa dirinya telah menolak tawaran dari beberapa klub besar Eropa, demi dapat bergabung bersama tim asuhan Arsene Wenger.

Sead Kolasinac
Sead Kolasinac tolak tawaran klub besar Eropa demi Arsenal

Ia juga telah menyampaikan salam perpisahan bagi mantan klubnya Schalke 04 yang sudah Ia bela sejak berusia 19 tahun.

“Terdapat banyak perbincangan mengenai masa depan saya belakangan ini. Kontrak saya bersama Schalke 04 akan berakhir pada bulan ini. Dan dalam beberapa bulan terakhir ini, saya kurang tidur karena memikirkan mengenai masa depan saya. Apakah saya akan bertahan atau memilih untuk pergi,”

“Sejatinya, Anda sangatlah luar biasa. Seperti yang sudah Anda katakan kepada saya pribadi dalam kurung waktu setahun terakhir ini. Dan hal itu tidak dapat digambarkan. Saya sangat berterima kasih kepada Anda mengenai hal itu,”

“Dalam kurung waktu enam tahun terakhir, sejak saya berada di tim U-19 hingga sekarang ini. Tentu saya sudah menjadi bagian dari Anda. Siapapun yang pernah meninggalkan hatinya di klub, akan menjadi bagian di dalamnya. Dan tidak akan bisa untuk melupakan hal itu serta telah menjadi rumah kedua,”

“Saat ini, saya telah mengambil keputusan bahwa perjalanan karir saya akan berlanjut di London, yakni bersama Arsenal. Hal itu tentu menyakitkan bagi saya karena harus pergi dari Gelsenkirchen. Namun, Arsenal bersama Arsene Wenger memberikan saya kesempatan besar untuk membuktiktikan diri,”

“Pada bursa transfer musim dingin lalu, terdapat banyak tawaran dari klub-klub besar Eropa. Tapi saya menolaknya,” ujar Kolasinac.

Hector Bellerin Bicara Mengenai Masa Depannya

Bek andalan Arsenal, Hector Bellerin mengakui bahwa terdapat hal-hal yang dapat saja terjadi pada bursa transfer musim panas ini. Ketika dirinya ditanya mengenai masa depannya.

Hector Bellerin
Hector Bellerin berbicara mengenai masa depannya

Pemain berusia 22 tahun itu sejatinya sudah menekan kontrak pada awal tahun ini. Akan tetapi, dirinya terus dikaitkan dengan raksasa La Liga Spanyol Barcelona yang berkeinginan untuk menggunakan jasanya.

“Tentu, Anda tidak mengetahui apapun hal yang akan terjadi di masa depan. Namun, saya memiliki kontrak. Dan ketika saya mengakhiri liburan setelah Euro. Tentu saya berkeinginan untuk kembali kesana,”

“Yang benar adalah bahwa setiap pemain ingin bermain di kancah Liga Champions. Terlebih, saya sudah pernah bermain di kompetisi itu selama dua musim. Sebagai pemain, kompetisi itu sangat penting,” ujar Bellerin.

Gerard Pique Salahkan Media Akibat Ejekan Fans

Gerard Pique

Gerard Pique tampaknya marah setelah dirinya mendapatkan ejekan dari para supporter tim Nasional Spanyol. Dan pemain Barcelona itu lantas menyalahkan sikap media atas perlakuan fans terhadap dirinya.

Gerard Pique
Diejek fans timnas Spanyol, Gerard Pique salahkan media

Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu tengah menjadi sasaran ejekan dari beberapa penggemar ketika La Furia Roja melawan Kolombia pada laga uji coba, Kamis dinihari tadi. Pertandingan yang berlangsung di Murcia itu berakhir dengan skor imbang 2-2.

Lantas, pesepakbola yang sudah menginjak usia ke 30 tahun itu menyebut bahwa media yang seringkali membahas mengenai hal buruk tentang dirinya, yang mengakibatkan kembalinya insiden ejekan.

“Dalam kurung waktu setahun ini, kalian (media) selalu menanyakan kepada saya mengenai beberapa isu yang dibesar-besarkan,”

“Setelah Euro, orang-orang tidak lagi mengejek saya. Dan kemarin, dengan sikap yang kalian buat, mereka kembali mengejek saya,” kecam Pique.

Sebelumnya, Pique menerima ejekan dari para fans timnas Spanyol lantaran ucapannya yang secara terbuka bahwa dirinya mendukung kemerdekaan Catalunya dari Negeri Matador.

“Mereka tidak lagi mengejek saya. Namun sekarang ini mereka kembali mengejek saya. Apakah hal itu ada hubungannya dengan kemederkaan Catalunya?”

“Apakah kalian juga berpikir bahwa ejekan mereka itu lantaran permasalahan politik?” Dan apakah saya sebelumnya pernah mengucapkan mengenai hal itu?,”

“Hal itu sudah saya katakan berulang-ulang kali. Bahkan lebih dari 20 kali saya telah mengatakan hal itu. Jika kalian tidak percaya, kalian bisa cek arsip berita yang kalian buat,” tutup Pique.

Douglas Costa Masuk Radar Barcelona

Raksasa La Liga Spanyol Barcelona memantau kondisi playmaker Bayern Munchen, Douglas Costa. Pemain Internasional Brasil itu diyakini akan pergi dari Allianz Stadium pada bursa transfer musim panas ini. Dan situasi itu dimanfaatkan oleh Blaugrana.

Douglas Costa
Douglas Costa masuk radar Barcelona

Salah satu media terpercaya Eropa mengungkapkan bahwa El Barca yakin bahwa Costa akan dapat memperkuat tim baru besutan Ernesto Valverde. Terlebih, Arda Turan yang menjadi pelapis trio MSN, Lionel Messi, Neymar dan Luis Suarez dikabarkan akan segera mencari klub baru.

Costa yang masih berusia 26 tahun diprediksi akan menjadi salah satu keuntungan bagi Munich. Pemain yang pernah memperkuat Shakhtar Donetsk itu pada musim ini gagal menembus tim utama. Sehingga diyakini bahwa sang pemain akan dilepas seharga €30 juta.

Media itu juga menyebutkan bahwa pihak Barcelona merasa optimis mampu menggaet Costa dan dapat menjalin kombinasi yang apik bersama Neymar. Kedua pemain itu sama-sama berasal dari Brasil dan mereka juga telah bermain bersama sejak tiga kompetisi internasional terakhir ini.

Sebagai informasi, bahwa Costa hanya tampil sebanyak 14 laga sebagai starter bagi tim asuhan Carlo Ancelotti di musim lalu. Meskipun begitu, Ia sukses melesakkan empat gol dan tiga assist.

Barcelona Dan Hector Bellerin Telah Jalin Kesepakatan

Barcelona diyakini bahwa mereka telah berhasil meyakinkan bek kanan Arsenal, Hector Bellerin untuk kembali ke Camp Nou. Setidaknya, dana sebesar €50 juta harus dikeluarkan El Barca demi mendapatkan jasa sang pemain.

Hector Bellerin
Hector Bellerin telah sepakat secara personal dengan Barcelona

Tidak hanya satu media terpercaya Eropa yang mengabarkan tentang berita tersebut. Melainkan tiga media sekaligus menginformasikan bahwa Bellerin telah menjalin kesepakatan secara personal dengan Barcelona. Tinggal hanya berbicara dengan pihak The Gunners.

Bellerin sendiri merupakan didikan dari akademi La Masia dan direkrut oleh Arsene Wenger pada musim 2011 lalu. Sejak saat itu, dirinya menjadi bagian penting di lini pertahanan Arsenal.

Blaugrana tengah mengalami masalah di lini pertahanan mereka, terlebih di posisi kanan. Setelah mereka melepas Daniel Alves ke Juventus pada musim lalu. Mereka belum menemukan sosok pengganti yang cocok.

Cristiano Ronaldo Sabet Gelar Topskor Liga Champions Musim 2016/17

Cristiano Ronaldo

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo tidak hanya mengakhiri musim ini dengan sukses mengangkat trofi Liga Champions. Namun dirinya juga sukses menyambet gelar topskor UCL pada musim ini.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo sabet gelar topskor Liga Champions musim ini

Dengan tambahan dua golnya ke gawang Juventus di partai final yang berlangsung di The National Stadium of Wales, Cardiff pada akhir pekan lalu. Masing-masing dilesakkan satu gol di setiap babak.

Secara total, pemain yang identik dengan nomor punggung tujuh itu berhasil mengemas sebanyak 12 gol. Satu gol lebih banyak dari mega bintang Barcelona Lionel Messi.

Gol pertama yang dilesakkan Ronaldo ke gawang Bianconeri terjadi di menit ke 20. Dan menyempurnakan catatan brace pada babak kedua, tepatnya pada menit ke 64.

Dengan tambahan brace itu, Ronaldo berhasil menggenapkan total golnya selama berkarir sebagai pemain sepakbola profesional menjadi 600 gol di level Internasional dan klub.

71 gol bersama tim Nasional Portugal dan 529 gol lainnya di level klub bersama Sporting CP, Manchester United dan klub yang dirinya bela hingga kini Real Madrid.

Cristiano Ronaldo Catat Rekor Spesial Di Liga Champions

Berkat satu golnya di babak pertama bagi Real Madrid ke gawang Juventus pada laga puncak Liga Champions musim 2016/17 akhir pekan lalu. Membuat pemain Internasional Portugal itu sukses mencatatkan rekor baru di kompetisi paling bergengsi antarklub di Eropa.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo ciptakan rekor baru di Liga Champions

Ronaldo berhasil melesakkan bola ke gawang Gianluigi Buffon, setelah menerima umpan mendatar dari Dani Carvajal yang langsung disambut dengan tendangan keras di menit ke 20 dan membawa unggul Los Blancos unggul 1-0.

Dengan gol tersebut, Ronaldo semakin mengukuhkan nama besarnya di Eropa dengan memegang status sebagai pemain yang sukses menjadi topskor di ajang Liga Champions selama lima musim berturut-turut.

Mantan pemain Manchester United itu memulai catatan apiknya berseragam El Real di kompetisi UCL pada musim 2012/13. Dimana, Ronaldo keluar sebagai topskor dengan torehan 12 golnya.

Kehebatannya dalam mengeksekusi bola baik di area kotak penalti maupun luar kotak penalti lawan terus berlanjut di musim berikutnya. Ronaldo kembali menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi UCL dengan total 17 gol dan mewujudkan ambisi Real Madrid untuk merengkuh La Decima (10 gelar).

Pada musim berikutnya, Ronaldo bersama dua bintang Barcelona Lionel Messi dan Neymar menjadi pencetak gol terbanyak di UCL dengan catatan sepuluh gol. Dan Keganasannya terus berlanjut di musim lalu dengan 16 golnya yang sekaligus kembali mengantarkan Los Merengues meraih gelar juara ke 12.

Di musim 2016/17, pemain berjuluk CR7 ini memang hanya mencetak dua gol selama fase grup. Akan tetapi, dirinya menggila pada babak gugur dengan sepuluh tambahan golnya.

Legenda hidup Portugal ini secara resmi menjadi satu-satunya pemain yang sukses menjadi topskor selama lima musim secara beruntun di ajang Liga Champions.

Real Madrid Sukses Kumpulkan 500 Gol Di Liga Champions

Real Madrid semakin mengukuhkan statusnya sebagai tim kesebelasan sepakbola paling subur di ajang Liga Champions.

Real Madrid
Real Madrid menjadi tim pertama yang berhasil mengoleksi 500 gol di kompetisi Liga Champions

Setelah mereka berhasil mengumpulkan total 500 gol, melalui aksi sang mega bintang Cristiano Ronaldo di babak pertama pada partai final UCL melawan Juventus.

Bahkan, El Real kembali sukses menambah koleksi golnya menjadi 503 gol. Berkat tiga gol yang bersarang ke gawang Gianluigi Buffon di paruh kedua. Masing-masing diciptakan oleh Casemiro, Ronaldo dan Marco Asensio.

Rival abadi mereka, Barcelona terus membayangi di urutan kedua dengan catatan total 459 gol. Sementara raksasa Bundesliga Jerman Bayern Munich berada di peringkat ketiga dengan 415 gol.

Persiba Balikpapan Inginkan Latihan Di Stadion Batakan

Stadion Babakan

Manajemen klub Persiba Balikpapan menginginkan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk mengizinkan kepada tim berjuluk Beruang Madu itu untuk dapat menjalani sesi latihan tim di Stadion Batakan, demi persiapan melawan Borneo FC.

Stadion Babakan
Persiba Balikpapan berharap dapat segera bermain di Stadion Babakan

Persiba telah dipastikan mendapatkan izin untuk dapat bermain di depan para pendukungnya sendiri di Stadion Parikesit saat menghadapi perlawanan Borneo FC pada akhir pekan ini. Dan menjamu Bhayangkara pada tanggal 19 Juni mendatang.

Sejumlah pemain yang tidak dibawa ke Padang kemarin sore, sebelumnya juga telah melakoni sesi latihan yang berlangsung di Telkom.

Sementara sebanyak 20 pemain yang pada malam hari tadi bermain melawan Semen Padang. Pada pagi hari ini sudah kembali ke Balikpapan.

Manajer marketing Persiba Ryan Chong mengungkapkan bahwa setelah pemain semuanya berkumpul dan kembali ke Balikpapan, rencanannya mereka semua akan mengikuti sesi latihan di Stadion Batakan.

“Kemungkinan besar pada hari Rabu atau Kamis nanti, kami akan mencoba lapangan Stadion Batakan. Kami akan latihan di sana nanti. Akan tetapi, itu tergantung, apakah kami mendapatkan izin atau tidak. Lantaran di sana tengah dibenahi beberapa aspek penting,” ujar Ryan.

Sedangkan mengenai kondisi Stadion Parikesit, Ryan mengatakan bahwa sejak memperoleh izin dari pihak Pertamina. Pihak manajemen klub langsung bergerak cepat untuk merapikan stadion yang memiliki kapasitas 10 ribu bangku itu.

Kabar Terbaru Pemain Pelapis dan Cedera Persiba Balikpapan

Sementara di sisi lain, Heri selaku pelatih fisik mengungkapkan bahwa sebanyak lima pemain telah menjalani sesi latihan kemarin sore. Kelima pemain itu adalah Ismail, Steven Linusa, Melkior Leideker Majefat, Yudi Khoeruddin dan Jemmy Lakengke.

Persiba Balikpapan
Sejumlah pemain Persiba Balikpapan jalani latihan terpisah

Heri mengutarakan, terdapat dua program latihan yang dilakoni oleh kelima pemain pelapis itu, yakni latihan agility dan strength. Demi tetap menjaga kebugaran pemain yang hampir tidak pernah turun ke lapangan.

Namun pada sesi latihan itu, tidak terlihat marquee player Anmar Almubaraki. Heri menjelaskan bahwa pemain berkebangsaan Irak itu berlatih secara terpisah, lantaran masih membekap cedera.

“Kelima pemain itu secara pisah tidak berbeda jauh dengan pemain inti. Sehingga mereka jika diturunkan ke lapangan, tidak akan mengalami permasalahan,”

“Sedangkan untuk Anmar, dia masih membekap cedera. Sehingga, dia tidak dapat dipaksakan untuk latihan di lapangan. Dia memperlukan latihan secara khusus. Jadi dia hanya berlatih di gym,” ujar Heri.

Marlon da Silva Bidik Kemenangan Perdana Persiba Balikpapan

Kapten Persiba Balikpapan Marlon da Silva mengincar kemenangan perdana ketika menghadapi perlawanan Borneo FC dalam laga bertajuk derby Kaltim di Stadion Parikesit pada akhir pekan ini.

Marlon da Silva
Marlon da Silva berharap Persiba Balikpapan petik kemenangan perdana

Laga yang akan berlangsung di Parikesit nanti menjadi pertandingan pertama bagi Persiba. Setelah sebelumnya mereka melakoni laga kandang di Stadion Gajayana Malang.

Sehingga, Marlon tidak ingin membuang peluang tersebut demi meraup poin penuh pertama kala bermain di depan para supporter sendiri.

“Sebelumnya, kami ingin meminta maaf kepada seluruh para pendukung kami. Karena pada delapan laga yang dilalui, kami hanya mampu mengantongi satu poin saja. Sekali lagi, kami meminta maaf,”

“Menghadapi Borneo FC pada akhir pekan nanti. Tentu kami akan berjuang keras untuk meraih tiga poin pertama. Kami harus menang. Dan tentu juga kami membutuhkan dukungan langsung oleh para pendukung,”

“Jadi, kami berharap bahwa stadion akan dipenuhi oleh para supporter untuk memberikan kami semangat dalam bermain. Hingga kami mampu memetik kemenangan perdana,” ujar Marlon.

Francesco Totti Pensiun

Francesco Totti

Setelah berseragam AS Roma selama 25 tahun, Francesco Totti akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Francesco Totti
Francesco Totti resmi pensiun sebagai pemain sepakbola

Namun, Totti mengaku bahwa dirinya belum siap untuk menghadapi langkah selanjutnya. Setelah sebelumnya, sang legenda hidup mendapatkan perpisahan mengharukan bersama satu-satunya tim kesebelasan yang dirinya bela sepanjang karir.

Totti yang kini telah menginjak usia 40 tahun, telah memainkan laga terakhirnya untuk ‎i Giallorossi ketika melawan Genoa di pertandingan pamungkas Serie A Italia musim ini, yang berlangsung di Olimpico Stadium.

Pada laga yang berkesudahan dengan skor 3-2 untuk keunggulan Roma itu, Totti masuk di menit ke 54 untuk menggantikan peran Mohamed Salah di lini serang. Terbukti, Ia mampu memberikan warna permainan Roma.

Selama berkarir bersama AS Roma, Totti sukses memberikan timnya gelar juara Serie A Italia pada musim 2000/01, dua gelar Piala Super Italia, serta dua trofi Coppa Italia.

Tercatat, pemain berjuluk Il Capitano ini telah mencatatkan rekor sebanyak 786 pertandingan dan sukses mengoleksi 307 gol selama berkarir di tim Ibukota Italia ini.

Akan tetapi, di tengah-tengah perpisahan emosional bersama klub dan fans pada akhir pekan lalu. Pemain yang pernah membela tim Nasional Italia ini mengaku bahwa dirinya belum siap untuk menerima kenyataan ini.

“Kita semua berada disini dan pada akhirnya momen ini datang. Sayangnya, momen yang telah datang ini merupakan suatu hal yang saya berharap tidak pernah tiba.”

“Sungguh sangat luar biasa pada beberapa waktu terakhir ini banyak yang membicarakan tentang diri saya. Kalian semua berada tepat di belakang saya untuk selalu memberikan saya dorongan dalam menghadapi momen sulit,”

“Sebab itulah, saya ingin mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada kalian semua. Saya seperti orang gila yang menangis seorang diri. Karena Anda tentu tidak mungkin untuk melupakan 25 tahun seperti ini,” ujar Totti.

Gianluigi Buffon Kirim Pesan Untuk Totti

Penjaga gawang legendaris Juventus Gianluigi Buffon menuliskan sebuah salam perpisahan emosional untuk Fransesco Totti. Setelah sang kapten AS Roma itu menjalani laga terakhirnya.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon kirim pesan emosional ke Francesco Totti

Penyerang berusia 40 tahun itu turun dari bangku cadangan di menit ke 54 kala melawan Genoa. Dan berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan tipis 3-2, yang memastikan lolos langsung ke fase grup Liga Champions pada musim depan.

Buffon yang pada tahun 2006 bersama Totti memenangkan gelar Piala Dunia 2006, mengaku bahwa dirinya merasa bangga pernah menghadapi dirinya di atas lapangan. Ia mengharapkan hal terbaik di masa depan untuk Totti.

Melalui akun resmi Instagramnya, Buffon menuliskan: “Kami tumbuh bersama. Kami saling berhadapan sebagai lawan. Kami menangis dan juga merayakan secara bersama,”

“Selamat menempuh kehidupan bahagia di masa depan, Fransesco. Apapun yang akan Anda Hadapi dan langkah yang Anda pilih,”

Zeman: Ini Bukan Perpisahan, Tapi Pemakaman

Mantan manajer AS Roma yang saat ini melatih Pescara Zdenek Zeman menilai bahwa sejatinya Fransesco Totti belum siap untuk mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola. Dan sebuah tragedi apabila pihak manajemen klub yang justru memaksanya untuk berhenti.

Zdenek Zeman
Zdenek Zeman menilai bahwa perpisahan Totti merupakan sebuah pemakaman

“Saya melihat bahwa hal itu bukanlah sebuah perayaan, melainkan sebuah pemakaman,”

“Apabila sang pemain memutuskan untuk pensiun, maka hal itu berbeda. Namun tetapi, apabila Dia tidak mengambil keputusan itu, maka tentu ini adalah sebuah tragedi,”

“Saya menilai bahwa Totti masih berkeinginan untuk bermain dan tentu Dia sangat mencintai sepakbola. Dia memang suka bergurau, tetapi dia masih dapat berlari,”

“Saya juga melihat bahwa Dia belum siap untuk mengenakan setelan jas dan dasi di Trigoria (tempat latihan AS Roma). Sayangnya, tentu Dia tidak ingin bermain di Italia lagi dan menghadapi Roma. Apabila pergi ke luar negeri, saya rasa itu pilihan terbaik,” ujar manajer berkebangsaan Ceko.

Kalahkan Alaves, Barcelona Juara Copa del Rey

Barcelona

Meskipun gagal mempertahankan gelar juara La Liga Spanyol musim ini. Ditambah harus gugur di babak perempat final Liga Champions, setelah tidak mampu menyingkirkan Juventus. Namun, Barcelona tetap mampu mengakhiri petualangannya musim 2016/17 dengan raihan trofi.

Barcelona
Barcelona sukses menyegel trofi Copa del Rey, setelah mengandaskan perlawanan Deportivo Alaves dengan skor 3-1

Menghadapi perlawanan Deportivo Alaves di partai final Copa del Rey yang berlangsung di Vincente Calderon pada akhir pekan lalu. Blaugrana sukses keluar sebagai juara, setelah meraih kemenangan 3-1 atas Alaves.

Alaves memberikan perlawanan ekstra keras. Pertandingan belum berjalan sepuluh menit, Javier Mascherano pun terpaksa ditandu keluar keluar lapangan, setelah sebelumnya berbenturan dengan Marcos Llorente.

El Barca nampak kesulitan untuk mencetak gol. Pasalnya, para pemain Barcelona seringkali harus dijatuhkan oleh pemain lawan. Bahkan, Samuel Umtiti juga harus sejenak keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan, setelah betis kaki kanannya terinjak oleh Edgar Antonio Mendez.

Tim besutan Luis Enrique baru mampu mencetak gol di menit ke 30 melalui sang mega bintang Lionel Messi. Akan tetapi, keunggulan itu hanya bertahan selama tiga menit, setelah Theo Hernandez melalui eksekusi tendangan bebasnya mampu menembus gawang Cillessen.

Beruntung bagi Azulgrana, sebelum jeda turun minum, mereka secara mengejutkan mampu melesakkan dua gol yang kemudian merubah papan skor menjadi 3-1.

Kedua gol jelang babak pertama berakhir itu diciptakan oleh Neymar di menit ke 45 dan di masa injury time oleh Francisco Alcacer.

Pertandingan di babak kedua tidak ada gol yang tercipta. Laga justru berjalan lebih keras dengan beberapa pemain Barca harus berulang kali dijatuhkan oleh pemain Alaves. Tercatat, lima kartu kuning untuk Alaves dan tiga untuk Barcelona.

Kemenangan ini juga menjadi hadiah perpisahan yang istimewa bagi pelatih Barcelona Luis Enrique yang memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou pada akhir musim ini.

Neymar Sukses Samai Catatan Milik Puskas

Neymar mampu mencetak satu gol kala Barcelona meraih kemenangan 3-1 atas Deportivo Alaves di partai puncak Copa del Rey yang berlangsung di Vincente Calderon, akhir pekan lalu.

Neymar
Neymar sukses samai catatan rekor milik Legenda Real Madrid Puskas

Gol tersebut menjadikan Neymar sebagai pemain pertama yang sukses melesakkan gol di tiga laga puncak secara beruntun, setelah sebelumnya dicatatkan oleh legenda Real Madrid Ferenc Puskas.

Pada dua edisi final sebelumnya, El Barca mampu mengandaskan perlawanan Athletic Bilbao dan Sevilla. Pemain Internasional Brasil itu berhasil mencetak gol di masing-masing laga final tersebut.

Dan, disaat tim besutan Luis Enrique mengepak trofi Copa ketiganya secara beruntun. Neymar sukses kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Blaugrana kembali unggul 2-1, setelah sebelumnya Theo Hernandez menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas.

Pesepakbola terakhir yang berhasil sukses mencetak gol di partai final secara beruntun yakni sang legenda Los Blancos Ferenc Puskas. Dimana tercipta pada musim 1960 hingga 1962. Meskipun timnya sempat mengalami dua kekalahan atas sang rival sekota Atletico Madrid, sebelum pada akhirnya mengandaskan Sevilla.

Luis Enrique: Lionel Messi Adalah Makhluk

Manajer Barcelona Luis Enrique mengungkapkan rasa pujiannya atas Lionel Messi. Ia bahkan menyebut bahwa sang pemain merupakan makhluk ekstraterestial, setelah El Barca menutup akhir musim ini dengan meraih trofi Copa del Rey.

Luis Enrique
Luis Enrique sebut bahwa Lionel Messi adalah makhluk ekstraterestial

“Saya menilai, bahwa Messi merupakan makhluk ekstraterestial dalam berbagai hal. Tentu saya merasa beruntung dapat menikmati hal terbaik, atau salah satu versi yang dirinya mampu tampilkan,”

“Tidak perlu lagi diragukan, bahwa dia adalah nomor satu. Dan untuk menjadi seperti Dia, tentu Anda harus kuat secara fisik dan mengatur setiap aspek. Dia berhasil menjaga dirinya dengan begitu baik. Dan tentu, masih banyak hal yang dapat Dia berikan,” ujar Enrique.

Big Sam Akhiri Karir Sebagai Pelatih

Sam Allardyce

Pelatih Crystal Palace Sam Allardyce secara resmi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya dan memilih mengakhiri petualangannya di dunia sepakbola.

Sam Allardyce
Perjalanan singkat Sam Allardyce sebagai pelatih

Manajer berjuluk Big Sam itu mengumumkan keputusannya tersebut melalui pernyataan resmi yang di publish pada hari Selasa (23/05). Ia mengatakan bahwa keputusan itu merupakan hal yang sederhana.

Allardyce yang telah menginjak usia 62 tahun itu pergi dari Selhurst Park, setelah dirinya hanya melatih selama lima bulan sejak Alan Pardew di pecat oleh pihak klub.

Mantan pelatih tim Nasional Inggris itu juga menyatakan bahwa ini adalah waktu yang sangat tepat untuk mengakhiri karirnya di dunia sepakbola. Meskipun dirinya sukses mempertahankan The Eagles di kompetisi Liga Primer Inggris.

Dan meraih kemenangan atas tim-tim papan atas, diantaranya Liverpool, Chelsea dan Arsenal.

“Dalam berbagai hal, ini merupakan keputusan yang tentu akan sulit untuk diputuskan. Namun di sisi lain, ini juga adalah sebuah keputusan yang sederhana,”

“Tentu, rasa terima kasih saya selalu utarakan untuk tim saya, Crystal Palace, para petinggi klub, Steve Parish, yang telah memberikan diri saya sebuah kesempatan untuk dapat meninggalkan ini semua dengan kepala tegak. Setelah berhasil membawa tim tetap berkancah di Liga Primer Inggris musim depan,”

“Tetapi, ada saatnya untuk Anda mengambil sebuah keputusan yang sesuai dengan keinginan Anda. Dan hal itulah menjadi bagian yang sederhana bagi pribadi saya,” ungkap Allardyce.

Perjalanan Singkat Karir Sam Allardyce Sebagai Manajer

Sam Allardyce memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pelatih pada hari Selasa lalu waktu setempat. Ia resmi meninggalkan jabatannya sebagai manajer Crystal Palace.

Sam Allardyce
Sam Allardyce memutuskan untuk mengakhiri karirnya di dunia sepakbola

Dalam karirnya sebagai pelatih, Allardyce juga pernah menjadi manajer Bolton Wanderers, Blackburn Rovers, Sunderland dan Newcastle United. Selama menangani tim-tim tersebut, Ia selalu mampu mempertahankan timnya untuk tetap berkancah di Liga Primer Inggris.

Namun, dirinya juga merupakan sosok kontroversial, setelah hanya menjabat sebagai pelatih tim Nasional The Three Lions selama 67 hari.

Pelatih berusia 62 tahun itu tersangkut sebuah skandal serius, setelah pada laporan investigatif dari salah satu media terpercaya Inggris.

Dirinya terekam kamera mengatakan beberapa ucapan kontroversial pada sejumlah reporter yang menyamar sebagai seorang pebisnis yang berencana untuk mengambil keuntungan dari bursa transfer EPL.

Dalam peraturan FA yang tidak memperbolehkan adanya pihak ketiga dalam kepemilikan pemain, disebutnya hal itu dapat “di akali”. Dan Allardyce itu juga menjelekkan Gary Neville dan Roy Hodgson. Serta mengatakan bahwa keputusan FA untuk merenovasi Wembley merupakan hal “bodoh”.

Hal itulah yang membuat Big Sam kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih timnas Inggris, setelah hanya memimpin satu pertandingan saja. Pada September 2016 lalu, Ia berhasil membawa Wayne Rooney dkk memetik kemenangan tipis 1-0 atas Slovakia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia.

David Moyes Mengundurkan Diri Sebagai Pelatih Sunderland

Tidak hanya Crystal Palace yang akan mencari pelatih baru untuk mengarungi petualangan tim di musim depan, tetapi juga Sunderland. Kepastian itu diperoleh setelah David Moyes memilih untuk mengundurkan diri dari kursi kepelatihan The Blacks Cats.

David Moyes
David Moyes memilih untuk meninggalkan bangku kepelatihan Sunderland

Pada awalnya, Moyes berkeinginan untuk tetap bertahan di Stadium of Light, meskipun harus berkancah di kompetisi divisi Championship. Akan tetapi, setelah dirinya bertemu dengan pemilik klub di Ellis Short di London pada Senin malam waktu setempat.

Moyes sendiri tidak menjelaskan secara detail mengenai alasan dirinya meninggalkan Sunderland. Ia hanya mengucapkan rasa terima kasih ke seluruh pihak di The Black Cats atas dukungannya selama ini.