Gianluigi Buffon Tanggapi Dengan Bijak Sindiran Radja Nainggolan

Gianluigi Buffon

Pada beberapa waktu yang lalu, gelandang andalan AS Roma Radja Nainggolan mengungkapkan rasa senangnya setelah mengetahui bahwa Juventus menelan kekalahan atas Real Madrid di partai final Liga Champions.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon tanggapi dengan bijak sindiran dari Radja Nainggolan

Bintang Belgia itu menggambarkan momen dimana Si Nyonya Tua dihajar oleh Los Blancos dengan skor yang cukup telak, 4-1 sebagai ‘malam yang sungguh luar biasa’.

Bahkan, Nainggolan juga menyindir para fans Il Bianconeri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Juventini yang pergi ke Cardiff Stadium bahwa mereka semua telah menghabiskan uang hanya untuk hal yang terbilang sia-sia.

Menanggapi hal kebencian yang diutarakan ke Juventus termasuk juga dari Nainggolan. Sang kapten tim Juve, Gianluigi Buffon menanggapi hal tersebut dengan bijak.

Dia merasa bangga bahwa dirinya sekaligus timnya tidak termasuk dalam golongan mereka.

“Tentu, saya sangat merasa bangga bahwa saya tidak menjadi seperti mereka. Di dunia sepakbola, Anda pastinya mengetahui bahwa ada tim yang menang dan ada juga yang harus menelan kekalahan,”

“Saya juga tetap merasa optimis bahwa Anda mempelajari sesuatu hal lebih banyak dari sebuah kegagalan ketimbang dari kesuksesan. Hal itulah yang membuat saya hingga saat ini terus berjuang untuk menerima mereka, orang-orang yang selalu akan bersorak melawan Juve,”

“Saya sungguh-sunggh merasa bangga untuk tidak menjadi seperti mereka. Mereka yang merayakan kekalahan kami setelah partai final Liga Champions,” tutur Buffon.

Buffon Beri Saran Untuk Juventus Agar Rekrut Gianluigi Donnarumma

Sang legenda hidup Juventus, Gianluigi Buffon memberikan saran kepada klub yang sudah dibelanya sejak tahun 2001 itu, untuk bergerak pada bursa transfer musim panas ini dan merekrut juniornya di timnas Italia, Gianluigi Donnarumma dari AC Milan. Mengingat bahwa dirinya sudah memasuki masa pensiun.

Gianluigi Buffon dan Donnarumma
Gianluigi Buffon sarankan Juventus untuk rekrut Donnarumma dari AC Milan

Kontrak sang penjaga gawang yang sudah berusia 39 tahun itu akan berakhir pada musim panas 2018 mendatang. Dan perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia nanti diyakini akan menjadi panggung terakhir karirnya sebagai pesepakbola.

Berbicara mengenai masa depan, Buffon siap menyambut tantangan baru untuk bersaing demi tetap mempertahankan posisinya sebagai penjaga gawang utama Juventus pada musim depan. Mengingat Juve belakangan ini terus dikaitkan dengan Donnarumma maupun Wojciech Szczesny.

“Bagi saya pribadi, kedua penjaga gawang tersebut (Donnarumma dan Szczesny) merupakan pilihan yang tepat. Saya juga selalu percaya bahwa ada sosok yang memiliki pemahaman yang serupa.

“Dan benar bagi Juventus jika mendatangkan pemain seperti mereka. Begitu pula dengan timnas yang dalam pembicaraan ini lebih menuju ke sosok Gigio Donnarumma.”

“Kiper-kiper seperti Donnarumma, Szczesny ataupun (Alex) Meret bakal tampil secara reguler. Mereka akan menjadi pilihan utama. Dan hal itu memang dikarenakan mereka layak bukan karena bantuan dari pihak manapun,”
ungkap Buffon.

Buffon Ingin Akhiri Karirnya Di Level Teratas

Gianluigi Buffon menyisakan satu tahun di Juventus dan dirinya berjanji akan mengakhiri karirnya sebagai sepakbola di level teratas.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon ingin akhiri karirnya di level tertinggi

Mantan penjaga gawang Parma itu mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan satu kesempatan lagi untuk dapat mengangkat trofi Liga Champions pada musim depan. Setelah pada musim lalu harus kembali menelan kekalahan di partai final untuk ketiga kalinya.

“Musim ini kemungkinan akan menjadi tahun terakhir. Sehingga saya akan berusaha untuk tetap menampilkan kualitas terbaiknya. Dan mengakhiri karir di level tertinggi.”

“Satu dimana seorang Buffon membuat sebuah catatan manis dan memberikan atensi secara detail. Untuk melakukan hal itu, tentu saya harus menjadi bagian penting. Saya akan bekerja untuk mencapai hal tersebut pada musim depan,” tutup Buffon.

Francesco Totti Pensiun

Francesco Totti

Setelah berseragam AS Roma selama 25 tahun, Francesco Totti akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Francesco Totti
Francesco Totti resmi pensiun sebagai pemain sepakbola

Namun, Totti mengaku bahwa dirinya belum siap untuk menghadapi langkah selanjutnya. Setelah sebelumnya, sang legenda hidup mendapatkan perpisahan mengharukan bersama satu-satunya tim kesebelasan yang dirinya bela sepanjang karir.

Totti yang kini telah menginjak usia 40 tahun, telah memainkan laga terakhirnya untuk ‎i Giallorossi ketika melawan Genoa di pertandingan pamungkas Serie A Italia musim ini, yang berlangsung di Olimpico Stadium.

Pada laga yang berkesudahan dengan skor 3-2 untuk keunggulan Roma itu, Totti masuk di menit ke 54 untuk menggantikan peran Mohamed Salah di lini serang. Terbukti, Ia mampu memberikan warna permainan Roma.

Selama berkarir bersama AS Roma, Totti sukses memberikan timnya gelar juara Serie A Italia pada musim 2000/01, dua gelar Piala Super Italia, serta dua trofi Coppa Italia.

Tercatat, pemain berjuluk Il Capitano ini telah mencatatkan rekor sebanyak 786 pertandingan dan sukses mengoleksi 307 gol selama berkarir di tim Ibukota Italia ini.

Akan tetapi, di tengah-tengah perpisahan emosional bersama klub dan fans pada akhir pekan lalu. Pemain yang pernah membela tim Nasional Italia ini mengaku bahwa dirinya belum siap untuk menerima kenyataan ini.

“Kita semua berada disini dan pada akhirnya momen ini datang. Sayangnya, momen yang telah datang ini merupakan suatu hal yang saya berharap tidak pernah tiba.”

“Sungguh sangat luar biasa pada beberapa waktu terakhir ini banyak yang membicarakan tentang diri saya. Kalian semua berada tepat di belakang saya untuk selalu memberikan saya dorongan dalam menghadapi momen sulit,”

“Sebab itulah, saya ingin mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada kalian semua. Saya seperti orang gila yang menangis seorang diri. Karena Anda tentu tidak mungkin untuk melupakan 25 tahun seperti ini,” ujar Totti.

Gianluigi Buffon Kirim Pesan Untuk Totti

Penjaga gawang legendaris Juventus Gianluigi Buffon menuliskan sebuah salam perpisahan emosional untuk Fransesco Totti. Setelah sang kapten AS Roma itu menjalani laga terakhirnya.

Gianluigi Buffon
Gianluigi Buffon kirim pesan emosional ke Francesco Totti

Penyerang berusia 40 tahun itu turun dari bangku cadangan di menit ke 54 kala melawan Genoa. Dan berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan tipis 3-2, yang memastikan lolos langsung ke fase grup Liga Champions pada musim depan.

Buffon yang pada tahun 2006 bersama Totti memenangkan gelar Piala Dunia 2006, mengaku bahwa dirinya merasa bangga pernah menghadapi dirinya di atas lapangan. Ia mengharapkan hal terbaik di masa depan untuk Totti.

Melalui akun resmi Instagramnya, Buffon menuliskan: “Kami tumbuh bersama. Kami saling berhadapan sebagai lawan. Kami menangis dan juga merayakan secara bersama,”

“Selamat menempuh kehidupan bahagia di masa depan, Fransesco. Apapun yang akan Anda Hadapi dan langkah yang Anda pilih,”

Zeman: Ini Bukan Perpisahan, Tapi Pemakaman

Mantan manajer AS Roma yang saat ini melatih Pescara Zdenek Zeman menilai bahwa sejatinya Fransesco Totti belum siap untuk mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola. Dan sebuah tragedi apabila pihak manajemen klub yang justru memaksanya untuk berhenti.

Zdenek Zeman
Zdenek Zeman menilai bahwa perpisahan Totti merupakan sebuah pemakaman

“Saya melihat bahwa hal itu bukanlah sebuah perayaan, melainkan sebuah pemakaman,”

“Apabila sang pemain memutuskan untuk pensiun, maka hal itu berbeda. Namun tetapi, apabila Dia tidak mengambil keputusan itu, maka tentu ini adalah sebuah tragedi,”

“Saya menilai bahwa Totti masih berkeinginan untuk bermain dan tentu Dia sangat mencintai sepakbola. Dia memang suka bergurau, tetapi dia masih dapat berlari,”

“Saya juga melihat bahwa Dia belum siap untuk mengenakan setelan jas dan dasi di Trigoria (tempat latihan AS Roma). Sayangnya, tentu Dia tidak ingin bermain di Italia lagi dan menghadapi Roma. Apabila pergi ke luar negeri, saya rasa itu pilihan terbaik,” ujar manajer berkebangsaan Ceko.