Indra Sjafri: Para Pemain U-19 Dilirik Pemandu Bakat Eropa

Tim Nasional Indonesia U-19 telah selesai mengikuti turnamen bernama Toulon 2017 yang berlangsung di Prancis. Meskipun garuda muda ini hanya berakhir sebagai juru kunci grup C. Namun permainan yang ditampilkan Egy Maulana Vikri CS tetap mendapatkan apresiasi tinggi.

Indra Sjafri
Indra Sjafri ungkap bahwa para pemain timnas U-19 dilirik oleh pemandu bakat Eropa

Mereka sukses membuat kesulitan bagi timnas Brasil U-20, kendati harus kalah dengan skor tipis 1-0. Dan di pertandingan selanjutnya kembali kalah atas Republik Ceko U-19 dengan skor 2-0. Serta terakhir, Skotlandia U-20 dipaksa harus bekerja lebih keras dalam mengalahkan tim Garuda Nusantara dengan skor tipis 2-1.

Sang manajer U-19, Indra Sjafri pun mengakui bahwa anak asuhnya berhasil menyita perhatian dari para pemandu bakat yang turut hadir pada turnamen tersebut.

Bahkan, para pemandu bakat yang turut memperhatikan jalannya turnamen tahunan tersebut kebanyakan berasal dari daratan Eropa. Mengingat pada ajang ini melahirkan pemain-pemain hebat seperti Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

“Keberanian yang mereka (pemain timnas U-19) tampilkan membuat permainan timnas muda ini banyak di apresiasi oleh berbagai pihak.”

“Bahkan setelah pertandingan melawan Brasil, perwakilan dari UEFA menghampiri saya secara langsung untuk memberikan selamat. Mereka (UEFA) tidak percaya bahwa kami dapat menyulitkan tim sebesar Brasil,”

“Pasca pertandingan kotra Ceko, sejumlah pemandu bakat datang menghampiri saya. Mereka menanyakan langsung tentang profil beberapa pemain kami. Namun tetapi, saya tidak menyebutkan namanya. Biarlah hanya saya dan tim saya yang mengetahui,” ujar Sjafri.

Meskipun demikian, manajer asal Sumatera Barat itu enggan terlena dengan pujian yang dilontarkan dari berbagai pihak terhadap penampilan timnya. Dia justru menjadikan berbagai pujian itu sebagai cambuk, supaya dapat membawa timnas U-19 memenuhi target yang diberikan.

“Target kami untuk mengikuti ajang Toulan ini bukanlah untuk mendapatkan pujian. Kami ingin mendapatkan pengalaman yang berharga demi menghadapi ajang yang sebenarnya, yakni kualifikasi Piala Asia dan Piala AFF,”

“Pada akhirnya, bahwa keyakinan yang akan membuat bangsa ini tetap menjadi besar. Jangan pernah berpikir bahwa bangsa kita ini adalah bangsa kecil. Jika sekali saja kita memikirkan hal itu, percayalah bahwa bangsa lain akan memandang kita sebagai bangsa rendah,” tutup Sjafri.

Egy Maulana Vikri Samai Torehan Cristiano Ronaldo Dan Zinedine Zidane

Petualangan timnas Indonesia U-19 di Toulan Turnamen 2017 dipastikan berakhir. Setelah mereka menelan tiga kekalahan di babak grup C. Terakhir, tim arahan Indra Sjafri ini takluk ditangan Skotlandia U-20 dengan skor tipis 2-1.

Egy Maulana Vikri
Egy Maulana Vikri raih piala Jouer Revelation Trophee

Kendati demikian, Indonesia patut berbangga. Pasalnya, salah satu pemain mereka berhasil meraih Jouer Revelation Trophee pada turnamen ini. Adalah Egy Maulana Vikri.

Egy dinilai bahwa perannya sangat berpengaruh pada permainan timnas U-19. “Setiap tahunnya hanya ada satu pemain yang akan memperoleh trofi ini. Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo juga pernah menerima penghargaan tersebut,” ujar Bandung Saputra selaku media officer timnas Indonesia U-19.

Jouer Revelation Trophee Pertama Bagi Tim Yang Gagal Lolos Di Fase Semifinal

Bandung menambahkan bahwa penghargaan itu menjadi pertama kalinya bagi tim yang gagal menembus hingga babak semifinal, pemainnya dapat mendapatkan trofi Jouer Revelation Trophee.

Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 menjadi tim pertama yang pemainnya meraih piala Jouer Revelation Trophee, meski tidak lolos ke babak semifinal

Karena pada biasanya bahwa piala ini diterima oleh pemain yang berhasil mengantarkan timnya tampil di semifinal.

Seperti diketahui, bahwa ajang turnamen Toulan yang diikuti timnas Indonesia U-19 di Prancis ini sebagai bekal persiapan mereka dalam menatap dua turnamen bergengsi. Adalah Piala AFF U-18 2017 dan kualifikasi Piala Asia U-19 2018.