Sead Kolasinac Resmi Berseragam Arsenal

Sead Kolasinac

Arsenal secara resmi telah mengumumkan kedatangan pemain baru mereka. Adalah Sead Kolasinac yang ditransfer dari tim Bundesliga Jerman Schalke 04 dengan tanpa biaya alias gratis.

Sead Kolasinac
Sead Kolasinac resmi berseragam Arsenal

Pemain berposisi sebagai bek kiri itu telah menandatangani kontrak berdurasi panjang bersama tim berjuluk The Gunners.

Bintang Bosnia and Herzegovina itu memang telah menjadi incaran bagi klub-klub raksasa Eropa sejak beberapa waktu yang lalu. Adapun, Arsenal sukses mengalahkan sang rival sekota London, Chelsea dan kampiun Serie A Italia musim ini, Juventus dalam perburuan sang pemain.

Seperti keterangan resmi Arsenal, mengungkapkan bahwa pemain berusia 23 tahun itu akan bergabung dengan kontrak berdurasi panjang. Dan Ia akan segera bergabung bersama tim arahan Arsene Wenger pada Juli mendatang serta mengikuti tur pramusim.

Kolasinac sendiri tidak hanya dapat bermain sebagai bek kiri. Melainkan juga dapat berperan sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan. Perannya begitu penting bagi Schalke pada musim lalu dan diyakini bahwa sang pemain juga akan memiliki peran besar dalam skema 3-4-3 ala Wenger.

Bersama Schalke, Kolasinac sukses mengemas tiga gol dalam 25 penampilannya di kancah liga domestik. Ia juga masuk dalam Team Of The Year Bundesliga musim lalu.

Meskipun penampilannya menawan, namun pemain kelahiran Jerman itu gagal membawa timnya untuk finish di zona Eropa. Dan hanya finish di urutan kesepuluh pada tabel klasemen akhir Bundesliga.

Sead Kolasinac Tolak Tawaran Klub Besar Eropa Demi Arsenal

Pemain baru Arsenal, Sead Kolasinac mengungkapkan bahwa dirinya telah menolak tawaran dari beberapa klub besar Eropa, demi dapat bergabung bersama tim asuhan Arsene Wenger.

Sead Kolasinac
Sead Kolasinac tolak tawaran klub besar Eropa demi Arsenal

Ia juga telah menyampaikan salam perpisahan bagi mantan klubnya Schalke 04 yang sudah Ia bela sejak berusia 19 tahun.

“Terdapat banyak perbincangan mengenai masa depan saya belakangan ini. Kontrak saya bersama Schalke 04 akan berakhir pada bulan ini. Dan dalam beberapa bulan terakhir ini, saya kurang tidur karena memikirkan mengenai masa depan saya. Apakah saya akan bertahan atau memilih untuk pergi,”

“Sejatinya, Anda sangatlah luar biasa. Seperti yang sudah Anda katakan kepada saya pribadi dalam kurung waktu setahun terakhir ini. Dan hal itu tidak dapat digambarkan. Saya sangat berterima kasih kepada Anda mengenai hal itu,”

“Dalam kurung waktu enam tahun terakhir, sejak saya berada di tim U-19 hingga sekarang ini. Tentu saya sudah menjadi bagian dari Anda. Siapapun yang pernah meninggalkan hatinya di klub, akan menjadi bagian di dalamnya. Dan tidak akan bisa untuk melupakan hal itu serta telah menjadi rumah kedua,”

“Saat ini, saya telah mengambil keputusan bahwa perjalanan karir saya akan berlanjut di London, yakni bersama Arsenal. Hal itu tentu menyakitkan bagi saya karena harus pergi dari Gelsenkirchen. Namun, Arsenal bersama Arsene Wenger memberikan saya kesempatan besar untuk membuktiktikan diri,”

“Pada bursa transfer musim dingin lalu, terdapat banyak tawaran dari klub-klub besar Eropa. Tapi saya menolaknya,” ujar Kolasinac.

Hector Bellerin Bicara Mengenai Masa Depannya

Bek andalan Arsenal, Hector Bellerin mengakui bahwa terdapat hal-hal yang dapat saja terjadi pada bursa transfer musim panas ini. Ketika dirinya ditanya mengenai masa depannya.

Hector Bellerin
Hector Bellerin berbicara mengenai masa depannya

Pemain berusia 22 tahun itu sejatinya sudah menekan kontrak pada awal tahun ini. Akan tetapi, dirinya terus dikaitkan dengan raksasa La Liga Spanyol Barcelona yang berkeinginan untuk menggunakan jasanya.

“Tentu, Anda tidak mengetahui apapun hal yang akan terjadi di masa depan. Namun, saya memiliki kontrak. Dan ketika saya mengakhiri liburan setelah Euro. Tentu saya berkeinginan untuk kembali kesana,”

“Yang benar adalah bahwa setiap pemain ingin bermain di kancah Liga Champions. Terlebih, saya sudah pernah bermain di kompetisi itu selama dua musim. Sebagai pemain, kompetisi itu sangat penting,” ujar Bellerin.

Big Sam Akhiri Karir Sebagai Pelatih

Sam Allardyce

Pelatih Crystal Palace Sam Allardyce secara resmi memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya dan memilih mengakhiri petualangannya di dunia sepakbola.

Sam Allardyce
Perjalanan singkat Sam Allardyce sebagai pelatih

Manajer berjuluk Big Sam itu mengumumkan keputusannya tersebut melalui pernyataan resmi yang di publish pada hari Selasa (23/05). Ia mengatakan bahwa keputusan itu merupakan hal yang sederhana.

Allardyce yang telah menginjak usia 62 tahun itu pergi dari Selhurst Park, setelah dirinya hanya melatih selama lima bulan sejak Alan Pardew di pecat oleh pihak klub.

Mantan pelatih tim Nasional Inggris itu juga menyatakan bahwa ini adalah waktu yang sangat tepat untuk mengakhiri karirnya di dunia sepakbola. Meskipun dirinya sukses mempertahankan The Eagles di kompetisi Liga Primer Inggris.

Dan meraih kemenangan atas tim-tim papan atas, diantaranya Liverpool, Chelsea dan Arsenal.

“Dalam berbagai hal, ini merupakan keputusan yang tentu akan sulit untuk diputuskan. Namun di sisi lain, ini juga adalah sebuah keputusan yang sederhana,”

“Tentu, rasa terima kasih saya selalu utarakan untuk tim saya, Crystal Palace, para petinggi klub, Steve Parish, yang telah memberikan diri saya sebuah kesempatan untuk dapat meninggalkan ini semua dengan kepala tegak. Setelah berhasil membawa tim tetap berkancah di Liga Primer Inggris musim depan,”

“Tetapi, ada saatnya untuk Anda mengambil sebuah keputusan yang sesuai dengan keinginan Anda. Dan hal itulah menjadi bagian yang sederhana bagi pribadi saya,” ungkap Allardyce.

Perjalanan Singkat Karir Sam Allardyce Sebagai Manajer

Sam Allardyce memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pelatih pada hari Selasa lalu waktu setempat. Ia resmi meninggalkan jabatannya sebagai manajer Crystal Palace.

Sam Allardyce
Sam Allardyce memutuskan untuk mengakhiri karirnya di dunia sepakbola

Dalam karirnya sebagai pelatih, Allardyce juga pernah menjadi manajer Bolton Wanderers, Blackburn Rovers, Sunderland dan Newcastle United. Selama menangani tim-tim tersebut, Ia selalu mampu mempertahankan timnya untuk tetap berkancah di Liga Primer Inggris.

Namun, dirinya juga merupakan sosok kontroversial, setelah hanya menjabat sebagai pelatih tim Nasional The Three Lions selama 67 hari.

Pelatih berusia 62 tahun itu tersangkut sebuah skandal serius, setelah pada laporan investigatif dari salah satu media terpercaya Inggris.

Dirinya terekam kamera mengatakan beberapa ucapan kontroversial pada sejumlah reporter yang menyamar sebagai seorang pebisnis yang berencana untuk mengambil keuntungan dari bursa transfer EPL.

Dalam peraturan FA yang tidak memperbolehkan adanya pihak ketiga dalam kepemilikan pemain, disebutnya hal itu dapat “di akali”. Dan Allardyce itu juga menjelekkan Gary Neville dan Roy Hodgson. Serta mengatakan bahwa keputusan FA untuk merenovasi Wembley merupakan hal “bodoh”.

Hal itulah yang membuat Big Sam kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih timnas Inggris, setelah hanya memimpin satu pertandingan saja. Pada September 2016 lalu, Ia berhasil membawa Wayne Rooney dkk memetik kemenangan tipis 1-0 atas Slovakia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia.

David Moyes Mengundurkan Diri Sebagai Pelatih Sunderland

Tidak hanya Crystal Palace yang akan mencari pelatih baru untuk mengarungi petualangan tim di musim depan, tetapi juga Sunderland. Kepastian itu diperoleh setelah David Moyes memilih untuk mengundurkan diri dari kursi kepelatihan The Blacks Cats.

David Moyes
David Moyes memilih untuk meninggalkan bangku kepelatihan Sunderland

Pada awalnya, Moyes berkeinginan untuk tetap bertahan di Stadium of Light, meskipun harus berkancah di kompetisi divisi Championship. Akan tetapi, setelah dirinya bertemu dengan pemilik klub di Ellis Short di London pada Senin malam waktu setempat.

Moyes sendiri tidak menjelaskan secara detail mengenai alasan dirinya meninggalkan Sunderland. Ia hanya mengucapkan rasa terima kasih ke seluruh pihak di The Black Cats atas dukungannya selama ini.